fbpx

TIPS & KUNCI SUKSES MENYUSUI YANG HARUS BUNDA COBA !

Review By Konsultan ASI Almoon Milk | Jakarta – 15 Februari 2021

Jakarta – Selama 9 bulan kehamilan, alam memastikan bahwa tubuh Bunda akan siap untuk menyusui bayi Bunda. Menyusui akan memberikan bayi Bunda sumber terbaik zat gizi, dan menghasilkan awal yang sehat baik untuk bayi Bunda. Menyusui dan merawat bayi Bunda adalah keterampilan yang diperolehUntuk kedua ibu dan bayi, ini akan membutuhkan waktu dan kesabaran pada kedua bagian. Menyusui datang lebih alami untuk beberapa ibu dan bayi, tetapi tidak merasakan tekanan untuk melakukan. 

Jika Bunda kebetulan mengalami kesulitan dalam menyusui bayi Bunda, Bunda dapat menghubungi konselor laktasi dan mereka akan dengan senang hati membantu mengatasi kesulitan menyusui. Berikut kami berikan tips & kunci sukses menyusui menurut penjelasan Dr. gita, yang merupakan seorang dokter umum dan konselor menyusui sejak tahun 2010, di bawah ini.

Inisiasi Menyusui Dini

Bayi sebaiknya disusui segera setelah melahirkan yang kita sebut sebagai proses Inisiasi Menyusui Dini (IMD), bayi segera diberikan kepada Bunda setelah tali pusatnya dipotong. Namun, banyak orang beranggapan bahwa IMD dianggap berhasil jika bayi sudah mendapatkan putting. Inisiasi Menyusui Dini (IMD) dikatakan berhasil jika bayi segera disusukan setelah lahir (setelah tali pusat dipotong) selama satu jam.

Kondisi bayi dan Bunda yang dianjurkan dapat melakukan inisiasi menyusu dini adalah bayi dan Bunda dalam kodisi stabil dan sehat. Kondisi stabil yang dimaksud adalah Bunda dan bayi tidak mengalami kegawatdaruratan. Selain dari itu, bayi dan Bunda dapat melakukan proses Inisiasi Menyusui Dini (IMD).

Kunci Sukses dalam Menyusui

Cara terbaik untuk mulai menyusui bayi Bunda adalah untuk menciptakan lingkungan yang setenang mungkin, karena akan membantu memberikan Bunda dan bayi suasana yang menenangkan untuk menyusui. Menjaga minum di dekatnya adalah tips bermanfaat untuk menyusui, karena akan menjaga asupan cairan Bunda.

Salah satu kunci untuk keberhasilan menyusui adalah menyusui dalam posisi yang nyaman. Secara umum, sebagian besar Bunda akan menyusui bayi mereka sambil duduk tegak di kursi. Namun ada juga beberapa Bunda menyusui dengan kaki mereka disangga dan bantal (atau bantal Boppy) di pangkuan mereka, yang menciptakan posisi, alami nyaman untuk menyusui bayi berlangsung. Jika Bunda lelah ketika Bunda harus menyusui, maka dapat dilakukan menyusui sambil berbaring. Beberapa Bunda yang mengalami kelelahan setelah kehamilan mereka menemukan posisi berbaring adalah posisi yang paling santai bagi mereka untuk mulai menyusui.

Sebuah hal penting yang perlu diingat saat menyusui bayi Bunda adalah untuk memastikan bahwa bayi dipegang dekat dengan seluruh tubuh Bunda, menghadap payudara Bunda. Perut bayi harus berhadapan dengan perut Bunda, dan Bunda harus bisa membawa dekat bayi Bunda ke payudara Bunda dengan mudah, untuk memungkinkan posisi sederhana untuk menyusui.

Kunci sukses menyusui lainnya adalah mengetahui perlekatan yang tepat. Bayi menyusu dengan sebagian besar payudara masuk ke dalam payudara, mulut terbuka lebar, bibir bawah terbuka,dagu menempel ke paudara dan pipi menggembung saat mengisap. Perlekatan dan posisi yang tepat memberikan kemudahan dalam menyusui.

Semakin sering bayi disusui dan ASI dikeluarkan akan semakin meningkatkan produksi ASI. ASI akan diproduksi berdasarkan demand bayi, jika payudara dibiarkan penuh maka akan menghambat produksi ASI. Selain memacu produksi ASI, dengan dikeluarkannya ASI dari payudara akan melindungi Bunda dari pembengkakan bahkan mastitis (infeksi payudara).

Dukungan keluarga dan lingkungan sekitar dapat mempengarui pula produksi ASI. Bawa serta suami, orang tua ketika mengikuti kelas prenatal ASI, untuk memudahkan Bunda dalam mendapat dukungan. Berpikir positif, bahagia, dan yakin bahwa Bunda bisa, maka akan mempengaruhi kelancaran produksi ASI Bunda.